SELALU ADA

Firman Tuhan : Keluaran 13:17-22
“TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan… , dan pada waktu malam dalam tiang api …, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam.” (Keluaran 13:21)
Seorang anak kecil berjalan bersama ayahnya melewati jalan yang gelap saat listrik padam. Anak itu tidak tahu arah jalan. Ia tidak tahu lubang di depan, ada bahaya mengancam. Tetapi ia terus berjalan dengan tenang. Ketika ditanya mengapa tidak takut, ia menjawab: “Aku berani sebab bersama ayahku yang tahu jalannya.” Demikian pula kehidupan orang percaya. Sering kali kita tidak mengetahui jalan di depan. Namun kita percaya bahwa Tuhan yang memimpin jalan tersebut.
Peristiwa tersebut terjadi setelah bangsa Israel dibebaskan dari perbudakan Mesir sekitar 430 tahun. Keluar dari Mesir merupakan titik balik besar dalam sejarah umat Allah. Mereka menuju Tanah Perjanjian, melewati padang gurun yang luas, ancaman pasukan Mesir dan tantangan berat membawa rombongan besar yang tegar tengkuk. Namun Allah membebaskan, menyertai dan memimpin dengan setia. Allah menunjukkan penyertaan-Nya yang ajaib melalui tiang awan dan tiang api. Mari kita renungkan bersama:
Allah tidak selalu membawa kita melalui jalan yang terdekat (ay.17-18). Secara geografis, ada jalan yang lebih pendek menuju Kanaan. Namun Allah tidak memilih jalan itu, karena bangsa Israel belum siap menghadapi peperangan. Allah melihat apa yang tidak dilihat umat-Nya. Kadang kita kecewa karena Tuhan tidak membuka jalan yang kita inginkan. Tetapi Tuhan mengetahui jalan yang terbaik bagi pertumbuhan iman kita.
Allah memimpin langkah demi langkah (ay.19-20). Israel tidak diberi peta lengkap perjalanan. Mereka hanya diminta mengikuti pimpinan Tuhan setiap hari. Begitu pula kehidupan orang percaya, Ia jarang menunjukkan seluruh rencana-Nya sekaligus, namun Ia memimpin langkah demi langkah.
Allah hadir secara nyata (ay.21 “TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk memimpin mereka di jalan, dan pada malam hari dalam tiang api untuk menerangi mereka,…”). Allah tidak sekadar memberi petunjuk dari jauh. Ia hadir bersama umat-Nya menunjukkan arah perjalanan. Tiang awan melindungi dari panas di gurun. Tiang Api menerangi pada malam gelap, memberi rasa aman. Tuhan terus bekerja bahkan dalam kegelapan. Penyertaan Allah nyata.
Allah tidak pernah meninggalkan umat-Nya (ay.22). “Dengan tidak beralih tiang awan itu…” Tiang awan dan api tidak pernah pergi. Penyertaan Allah berlangsung terus-menerus.
Makna Teologisnya adalah: (i) Tuhan berjalan di depan sebagai Pemimpin Agung, Ia juga menemani dari belakang. (ii) Tuhan menuntun, mengarahkan dan membimbing. (iii) Tuhan menerangi saat masa depan tampak gelap. (bd Yohanes 8:12, “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan.” ). (iv) Tuhan setia dan tidak berubah.
Setiap orang pernah mengalami masa sulit, memulai pekerjaan baru, menghadapi penyakit, kehilangan orang terkasih, pergumulan ekonomi, perubahan pelayanan, masa depan yang belum jelas, dll. Dunia sedang “Tidak baik-baik saja”, nilai dolar meroket, pengangguran meningkat, daya beli masyarakat turun, ketegangan geopolitik, krisis ekonomi global, perubahan iklim, bencana alam, teknologi berkembang sangat cepat, dll. Namun penyertaan Allah sempurna. Allah pasti menolong tepat waktu-Nya. Mari mohon bimbingan Tuhan dalam setiap langkah hidup kita.
LPMI/Rini Djatikoesoemo
Recommended Posts

MEMULIHKAN KESALAHAN DENGAN KASIH YESUS
September 17, 2026

KESETIAAN DALAM PELAYANAN
September 16, 2026

MENGAMPUNI TANPA BATAS
September 15, 2026

