KINGDOM FAMILY

KINGDOM FAMILY

Firman Tuhan: Lukas 8: 9-21

“Tetapi Ia menjawab mereka: “Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.” 

Sapaan “saudara-saudaraku yang kekasih di dalam Kristus,” hampir selalu kita dengar ketika kita beribadah. Sapaan itu mempunyai makna yang dalam bahwa kita adalah satu keluarga di dalam Kristus. Kita sebagai keluarga yang dibagun diatas dasar Batu Karang yang teguh yaitu Yesus Kristus. Karena kita adalah anak-anak Allah. Hal ini terjadi pada waktu kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi. Yohanes menulis hal ini dalam Yohanes 1:12, “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.”

Dalam bagian firman Tuhan hari ini , Yesus mengatakan bahwa, “Ibu-Ku dan saudara- saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.”(ay 21). Bagi mereka yang tidak percaya, perkataan Yesus dianggap bentuk penyangkalan terhadap keluarga-Nya. Masakan Yesus sendiri tidak mau menerima kehadiran ibu-Nya? Tapi bagi yang percaya, mereka langsung mengerti maksudnya. Perkataan Yesus ini mengajarkan kepada kita bahwa, bukti kita adalah keluarga Allah: pertama, kita memiliki kerinduan yang dalam akan mendengarkan firman Tuhan. Membaca, mempelajari dan merenungkan firman Tuhan menjadi bagian dari kehidupan kita. Firman Tuhan menjadi makanan Rohani kita setiap hari. Saya ingat pengalaman saya setelah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi, setiap hari saya menyediakan waktu untuk membaca dan merenungkan firman Tuhan. Kebiasaan ini terus saya lakukan sampai sekarang. Membaca firman Tuhan dan berdoa menjadi suatu pengalaman pribadi yang menyenangkan dalam berkomunikasi dengan Tuhan. Bukti kedua bahwa kita keluarga Tuhan adalah kita melakukan firman Tuhan. Yakobus menulis hal ini dalam Yakobus 1:22, “Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” Melakukan firman Tuhan tidaklah mudah. Mudah bagi kita untuk berkata “jangan berdusta”, “jangan berpikiran kotor,” “jangan menjelekkan orang.” Tetapi dalam prakteknya justru kita melakukan hal itu. Karena itu Alkitab mengatakan, “ hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.” (Gal. 5:16). Mengizinkan Roh memimpin hidup kita, akan menolong kita untuk dapat melakukan kehendak Tuhan dalam hidup kita. Tuhan berjanji bahwa Ia akan memberikan kita kuasa dan memampukan kita untuk melakukan firman-Nya, Paulus menulis hal ini dalam Filipi 2:13, “karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.”

Apakah membaca firman Tuhan menjadi “way of life” kita? Apakah orang melihat firman Tuhan itu hidup dalam hidup kita? Apakah kita menjadi surat-surat Kristus yang dapat dibaca oleh semua orang? Roh Kudus akan memberikan kuasa bagi kita untuk hidup dalam firman Tuhan.

LPMI/Jerry Tamburian

share

Recommended Posts