KEHADIRANNYA MEMULIHKAN

Firman Tuhan : Lukas 7:11-17
Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: “Jangan menangis!” Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: “Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah! (Lukas 7:13-14)
Allah yang hidup, berkuasa melakukan apa yang dikehendaki-Nya, termasuk membangkitkan orang yang sudah mati sekalipun. Peristiwa Yesus membangkitkan anak muda di Nain mengingatkan kita tentang Elisa membangkitkan seorang anak laki-laki (2 Rajaraja 4:18-37). Cerita Alkitab dalam bacaan kita hari ini merupakan cerita yang menakjubkan. Hal ini terlihat dari respon semua orang yang melihat peristiwa ini dalam Lukas 7:16: “Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata: ‘Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita,’ dan ‘Allah telah melawat umat-Nya.‘” Suasana dukacita menjadi suasana sukacita. Kesedihan dan kepedihan dan tidak ada pengharapan dari seorang ibu janda yang ditinggalkan anak tunggal laki-laki satu-satunya berubah menjadi sukacita dan damai sejahtera yang melimpah karena anaknya bangkit dari kematian . Hal ini terjadi karena kehadiran Tuhan Yesus. Belas kasihan Yesus telah menyentuh bagian terdalam dari hati yang bersedih dan putus asa dari seorang janda menjadi hati yang bergembira dan bersemangat. Kehadiran Yesus mengubah kematian menjadi kehidupan. Yesus mengatakan: ”Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati”. (Lukas 11:25).
Tahun 2025 sudah kita lewati. Banyak dukacita, kekecewaan, frustasi, bahkan pengharapan yang padam yang kita alami. Meskipun kalau kita jujur, persoalan-persoalan yang kita alami itu kebanyakan karena kita menjauhkan diri dari persekutuan dengan Tuhan. Sekarang kita sudah menjalani tahun 2026, Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa kehadiran Yesus adalah jalan keluar dari semua pergumulan-pergumulan hidup. Yesus mengasihi kita, Ia mengetahui kesedihan kita yang paling dalam dan Ia berjanji bahwa Ia akan memberikan kelegaan kepada kita. Yesus tidak berjanji bahwa kita tidak akan mendapat persoalan-persoalan hidup. Itu pasti kita akan alami. Karena kita hidup di tengah-tengah orang berdosa. Tetapi yang Yesus janjikan adalah memberikan kelegaan kepada kita sebagaimana Ia katakan: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” (Mat. 11:28)
Situasi berat apa yang sedang kita alami? Apakah karena ketakutan-ketakutan tentang sesuatu hal yang selalu menghantui pikiran kita? Apakah karena tekanan dan penderitaan yang membebani hidup kita sekarang? Tuhan ingin agar kita menyerahkan semua itu kepadaNya. Tuhan berjanji akan memelihara kita (1 Pet. 5:7). Tuhan ingin agar kita kuat selama kita dalam dunia ini, karena Ia sudah mengalahkan dunia ini (Yoh. 16:33). Kehadiran Kristus adalah jalan keluar dari semua persoalan dan pergumulan kita. Karena itu, teruslah membagun hubungan dan persekutuan yang dekat dengan Kristus melalui doa, firman Tuhan dan ketaatan. Itulah yang akan menolong kita mengerti kehendak-Nya dalam semua situasi.
Inspirasi: Kehadiran Kristus membawa kita pada sukacita dan damai sejahtera di tengah -tengah situasi yang sulit apapun. Sukacita dan damai sejahtera sejati takkan pernah ada kecuali Dia sumber sukacita dan damai sejahtera sejati ada dalam hati manusia.
LPMI/Jerry Tamburian
Recommended Posts

MEMULIHKAN KESALAHAN DENGAN KASIH YESUS
September 17, 2026

KESETIAAN DALAM PELAYANAN
September 16, 2026

MENGAMPUNI TANPA BATAS
September 15, 2026

