KASIH SETIA TUHAN SELALU BARU

KASIH SETIA TUHAN SELALU BARU

Firman Tuhan : Ratapan 3:22-23

“Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!” (Ratapan 3 : 22 – 23)

Setiap hari kita menjalani kehidupan dengan berbagai keadaan: ada sukacita maupun dukacita, ada tantangan, ada keberhasilan, bahkan ada kegagalan. Namun ada satu hal yang tidak pernah berubah: kasih setia Tuhan kepada kita.

Nabi Yeremia menulis kitab Ratapan dalam situasi yang sangat berat. Ia melihat kehancuran dan penderitaan bangsanya. Tetapi di tengah keadaan yang sulit itu, ia menemukan pengharapan: rahmat Tuhan tidak pernah berakhir dan kasih -Nya selalu diperbarui setiap pagi.

Pagi itu Rina bangun dengan kurang semangat, sudah sebulan orang yang paling dikasihi meninggal, suaminya yang sakit akhirnya Tuhan panggil pulang ke rumah-Nya, sungguh berat baginya.Teman2 masih banyak yang hadir menemani, namun dia merasa kosong dan hampa. Takut, kuatir bagaimana dia dapat menjalani hari-harinya kedepan? Namun renungan yang dia dengar hari ini seakan menolongnya mengerti, bahwa ada anugerah yang baru, kekuatan yang baru, dan kesempatan yang baru dari Tuhan. Kesedihan kemarin tidak menjadi akhir cerita, karena Tuhan sanggup memulihkan. Beban hari ini menjadi tidak terlalu berat, karena Tuhan menyertai.

Matahari yang terbit setiap pagi menjadi pengingat bahwa Tuhan masih bekerja. Kasih-Nya tidak berkurang karena kelemahan kita, dan kesetiaan-Nya tidak berubah karena keadaan kita. DIA mengenal dengan baik setiap anak-anak-Nya.

LPMI/Wilfred Soplantila

share

Recommended Posts