JANJI TUHAN

JANJI TUHAN

Firman Tuhan : 2 Raja-Raja 11:1-12

Tetapi Yoseba, anak perempuan raja Yoram, saudara perempuan Ahazia, mengambil Yoas bin Ahazia, menculik dia dari tengah-tengah anak-anak raja yang hendak dibunuh itu, memasukkan dia dengan inang penyusunya ke dalam gudang tempat tidur, dan menyembunyikan dia terhadap Atalya, sehingga dia tidak dibunuh (2 Raja-Raja 11:2). 

 

Atalya membunuh semua anak raja (ayat 1). Kemudian ia mengambil alih takhta (ayat 3). Yoseba melakukan hal tidak terduga, ia menyelamatkan Yoas bin Ahazia. Ia menculik Yoas dari tengah-tengah anak-anak raja yang hendak dibunuh itu, memasukkan dia dengan inang penyusunya ke dalam gudang tempat tidur, dan menyembunyikan dia terhadap Atalya.  

Selama enam tahun Yoas disembunyikan dan selama itu pula Atalya memerintah negeri itu. Enam tahun bukanlah waktu yang singkat. Entah apa yang dipikirkan oleh bangsa Israel yang tidak mengetahui tindakan Yoseba yang menyelamatkan seorang pewaris, apakah mereka kemudian meragukan janji Tuhan tentang kerajaan Daud? Mereka mungkin berpikir dan bertanya-tanya, bukankah Tuhan telah berjanji bahwa: “Keturunan Daud tidak akan terputus duduk di atas takhta kerajaan kaum Israel! (Yeremia 33:17). Apalagi janji ini juga berkaitan dengan Mesias keturunan Daud (Yohanes 7:42). Akankan Allah gagal menepati janji-Nya? Sampai tiba saatnya Yoas dimunculkan dan ditahbiskan sebagai raja. Yoseba mempercayai janji Tuhan dan mengambil tindakan iman dengan berani. Nama Yoseba dicatat sebagai seorang yang menjalankan peran yang sangat penting. 

Adakah masa seakan janji Tuhan tidak akan dapat diwujudkan? Seakan-akan semua jalan sudah tertutup? Akan ada “Yoseba Yoseba” yang Tuhan pakai bagi pengenapan janji-Nya. Sebab semua firman-Nya akan digenapi dan Ia akan memakai siapa saja yang Ia kehendaki seturut rencana dan kehendak-Nya.

LPMI/Lamroida Silalahi

share

Recommended Posts