Berlomba dengan Tekun

Berlomba dengan Tekun

Ayat Bacaan: Ibrani 13:1–3

“Peliharalah kasih persaudaraan!” (Ibrani 13: 1)

Pelari marathon harus memiliki stamina dan langkah strategis. Ia harus berjuang fokus, terus berlari untuk mencapai tujuan. Demikian hidup ini seperti perlombaan menuju garis akhir memenuhi panggilan Allah. Ketekunan bukan berarti tidak pernah lelah, namun tetap berjalan bersama-Nya.

Ibrani 12:1–2, mengajak kita untuk berlari dengan tekun dalam perlombaan. Ibrani 13 memperlihatkan praktek mengasihi orang lain. Ibrani 13:1–3, untuk orang-orang percaya yang sedang mengalami tekanan dan membutuhkan keteguhan iman. Kristus jauh lebih tinggi daripada segala sesuatu, Ia adalah Imam Besar yang Agung dan karya-Nya sempurna, umat-Nya harus bertahan dalam iman. Jika terus memandang Kristus, maka kita dapat mengasihi, mendoakan orang yang menderita, dan hidup dalam pimpinan-Nya. Mari kita renungkan:

Ayat 1. Kasih persaudaraan (philadelphia: kasih persaudaraan, kasih yang muncul di antara saudara-saudara, mengasihi terus-menerus “keep on” kasih tidak hanya ketika keadaan menyenangkan tapi juga saat kecewa, tidak dihargai, beda pendapat, disalahpahami, dll.).

Ayat 2. Ketekunan diwujudkan melalui keramahan. Bukan hanya memberi tumpangan, namun juga beriman dan peka (memperhatikan orang lain, mendengarkan, mendoakan, menguatkan, menghibur, dll.).

Ayat 3. Ingat mereka yang sedang menderita. Ketekunan iman berarti terus mengingat dan mendoakan yang kesulitan, membantu cari solusi bagi orang yang tertindas, dll.

Mari kita belajar menempatkan diri pada posisi orang lain yang bergumul berat, empati, menemani, dan menolong sesuai kemampuan. Ketekunan iman bukan seberapa kuat kita bertahan, tetapi seberapa lama kita bisa mengasihi orang lain. Tekun dalam perlombaan iman berarti: (a) Tetap dan terus mengasihi (b) Tetap membuka diri dan ramah (c) Tetap mengingat dan peduli pada orang yang menderita. Orang yang tekun bisa menangis, kecewa, lelah, gagal, tetapi ia terus berjalan bersama Kristus dan menyelesaikan perlombaan iman.

Inspirasi: Tekun bersama Yesus, akan memenangkan perlombaan iman. Kita praktekkan dengan mendoakan orang yang sedang bergumul berat.

Penulis: Rini Djatikoesoemo

share

Recommended Posts