KABAR BAIK

KABAR BAIK

Firman Tuhan : Lukas 8: 1-3

Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia,  dan juga beberapa orang perempuan …” (Lukas 8:1-3)

Kita hidup di dunia yang penuh pertanyaan. Sebenarnya pertanyaan-pertanyaan apa yang terpenting? Salah satu pertanyaan yang penting adalah: Apakah manusia membutuhkan Injil? Ya. Apakah memberitakan Injil adalah mendesak? Ya. Apakah memberitakan Injil adalah prioritas utama? Ya. Bagi orang yang belum mengenal Allah, pertanyaan-pertanyaan itu dirasa aneh. Tapi bagi orang yang haus akan kebenaran, ini pertanyaan-pertanyaan yang sangat membahagiakan.

Lalu Apakah Injil itu? Injil adalah Kabar Baik. Injil adalah kebutuhan utama manusia! Manusia diselamatkan karena Injil. Tanpa Injil manusia binasa (Yoh. 3:16). Itulah sebabnya prioritas utama Yesus datang kedalam dunia ini adalah memberitakan Injil (ay 1). 

Dalam perikop kita hari ini, Lukas menceritakan Yesus berjalan keliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Yesus tidak pernah tinggal diam, Ia mengambil prakarsa untuk pergi memberitakan Injil. Yesus tahu bahwa kebutuhan utama manusia adalah Injil. Yesus tahu bahwa tanpa Injil manusia sesat. Dan Injil itu adalah Yesus sendiri. Yesus berkata, “Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan orang yang sesat.”(Luk. 19:10). Dan dalam Yohanes 14:6, Yesus berkata: ”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

 Injil adalah solusi terhadap dosa. Seseorang akan  akan terus di perbudak oleh dosa, jika ia menolak Injil. Ketika manusia jatuh dalam dosa, Allah sudah merencanakan solusi terhadap dosa. Dosa apapun itu. Musa menulis hal ini dalam Kejadian 3:15, “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.” Inilah nubuatan tentang Yesus yang mengalahkan maut. “Upah Dosa adalah maut” Roma 6:23. Dan di dalam Yesus masalah upah dosa telah diselesaikan. Hal ini terlihat pada kata-kata Tuhan Yesus kepada perempuan yang terkenal seorang berdosa di kotanya, “Dosamu telah diampuni.”(Luk. 7:37,48)

 Injil harus terus di beritakan secara berkesinambungan. Karena itu Yesus tidak hanya memberitakan Injil seorang diri, Ia selalu membawa murid-murid-Nya, Ia memperlengkapi mereka, hidup bersama mereka, menjadi model bagi mereka dalam pelayanan. Yesus tahu melalui murid-murid-Nya berita Injil akan di beritakan mulai dari Yerusalem, Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi (Kisah  Para rasul 1:8). Pelayanan penginjilan membutuhkan dukungan doa, daya dan dana. Karena itu Yesus terus memberikan kehormatan kepada mereka yang dilayani untuk menjadi tim bersama dengan mereka. Hal ini terlihat dari orang-orang yang merupakan hasil dari pelayanan Yesus yaitu para perempuan yang menyertai Dia dalam pelayanan, mereka menjadi tim dan mendukung pelayanan melalui kehadiran mereka dan dana mereka. (ay 2-3)

Bagaimana dengan kita? Apakah memberitakan Injil menjadi prioritas kita? Apakah kita tetap konsisten mendukung penginjilan melalui doa, daya dan dana kita? Mari kita terus ambil bagian dalam penginjilan. Mulailah memberitakan Injil dalam keluarga kita. Tuhan menghargai apa yang kita lakukan melalui penginjilan.

Inspirasi: Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. (Roma 1:16)

LPMI/Jerry Tamburian 

share

Recommended Posts