POHON DIKENAL DARI BUAHNYA

POHON DIKENAL DARI BUAHNYA

Firman Tuhan                : Lukas 6: 43-44a

“Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik. Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya… “Lukas 6:43-44a

 

Hampir setiap kali berolahraga saya senang berjalan di belakang kompleks perumahan dimana keluarga saya tinggal. Karena masih terlihat alami berhiaskan berbagai jenis pohon- pohonan yang tumbuh subur memberi kesejukan dan pengalaman tersendiri. Sering saya memetik daun singkong dan daun pakis yang tumbuh liar untuk dimasak dan dimakan. Banyak Penulis dalam Alkitab bahkan Yesus sendiri sering mengibaratkan/metafora pertumbuhan sebuah pohon dengan kehidupan menusia

Dalam bagian firman Tuhan hari ini, Yesus menggambarkan bahwa pohon yang baik tentu tidak akan menghasikan buah yang tidak baik dan sebaliknya pohon yang tidak baik sudah tentu tidak akan menghasilkan buah yang baik. Gambaran ini jelas mengajarkan bahwa pohon dikenal dari buahnya, orang hidup dikenal dari buah perbuatannya. Apakah buahnya baik atau jahat. Faktor utama mengapa orang mengeluarkan buah yang baik dan buah yang jahat adalah hati. Lukas menulis hal ini dalam ayat 46 dari kata-kata Yesus, “Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.” Hati adalah pusat hidup manusia. Segala sesuatu yang yang nampak diluar berasal dari hati.

Pelajaran berharga yang firman Tuhan ajarkan bagi kita adalah pertama, untuk berakar, bertumbuh dan berbuah, pertama-tama kita harus terhubung dengan air kehidupan itu yaitu Yesus Kristus (Yoh. 4:14, 15:5). Kita harus yakin bahwa yang bertahta di dalam hidup kita adalah Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita (Wah. 3:20). Kedua, kita harus tetap terhubung dengan dengan firman Tuhan dan menjadikannya sebagai kesukaan kita dan merenungkannya siang dan malam (Maz. 1:2-3) dan ketiga, kita menjadi pelaku firman bukan saja menjadi pendengar firman (Yakobus 1:22-25). Yesus mengatakan bahwa orang yang mendengar dan melakukan firman Tuhan akan berbahagia, sebagaimana ditulis dalam Lukas 11:28, Tetapi Ia berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.” Yesus mengatakan apabila kita melakukan hal-hal di atas maka kita adalah murid-murid-Nya yang sejati yang menghasilkan buah yang lebat untuk kemulian Tuhan (Yoh. 15:7-8).

Tetapi dalam kenyataan banyak orang lebih senang mencari sumber mata air yang terhubung dengan dunia ini yang menawarkan sumber air yang manis, menggiurkan tetapi menyesatkan. Ajaran-ajaran yang menawarkan sukses, berhasil, populer, kaya tanpa kerja keras justru lebih diminati banyak orang, tetapi ujungnya menuju maut. Itulah gambaran pohon yang tidak baik. Tetapi pohon yang baik selalu terhubung dengan aliran air (Maz. 1:3), tanah yang baik (Mat. 13:8) dan menghasilkan pertumbuhan yang baik dan buah yang banyak.

 

Inspirasi: Bersandar pada Objek Iman yang benar yaitu Tuhan Yesus Kristus menghasilkan akar yang kuat, pertumbuhan yang sehat dan buah yang lebat dalam hidup kita.

LPMI/ Jerry Tamburian

share

Recommended Posts