MUNAFIK

MUNAFIK

Firman Tuhan : Markus 12:13-17

Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, (Markus 12:15a)

 

Versi Siria dan Persia menyebut orang-orang Farisi adalah kelompok Ahli Taurat yang terpelajar namun ragu-ragu membayar upeti kepada Kaisar, karena menganggap kaisar kafir. Sementara Herodian adalah “dari keluarga Herodes” yaitu para pelayan dan punggawa istananya, dan karena berpihak pada Kaisar, mereka harus membayar upeti kepadanya. Kedua kelompok dengan perilaku yang sangat berbeda  diutus kepada Yesus untuk menjebakNya. Diluar harapan, jawaban Yesus mencengangkan mereka.

Yesus menyebut mereka “munafik” karena terlihat memuji Yesus namun hati dan pikiran mereka sedang merencanakan kejahatan kepada-Nya. Yesus tahu perilaku kelompok Farisi tidak membayar upeti dan kelompok Herodian mengkorupsi upeti, namun yang menjadi sorotan disini adalah bukan upeti melainkan kemunafikan. Kemunafikan mereka terlihat dari sikap dan perkataan mereka yang terlihat begitu manis seakan-akan memuji Yesus namun begitu buruk dan jahat di hati dan tindakan. Seakanakan paling taat dan tidak berdosa padahal adalah penentang yang paling buruk.

Menurut KBBI munafik adalah orang yang berpura-pura percaya atau setia kepada agama dan sebagainya, tetapi sebenarnya di dalam hatinya tidak. Istilah ini juga merujuk pada orang yang bermuka dua, sering mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan perbuatannya, atau tidak sejalan antara perkataan dan hati. Jangan berpikir kemunafikan itu hanya ada pada orang-orang yang tidak mengenal TUHAN. Di dalam lingkungan kekristenan, gereja, hamba-hamba Tuhan, para pemimpin pun banyak ditemukan perilaku munafik. Jika demikian bagaimana mungkin bisa mempermuliakan TUHAN jika masih hidup dalam kemunafikan?

Insight: Lihatlah perbedaan antara hati, pikiran dan tindakan kita, apakah sejalan atau berbeda? Murnikan hati, luruskan perbuatan. 

 

LPMI/Zandy Keliduan

 

share

Recommended Posts