BERSERULAH

Firman Tuhan : Mazmur 130:1-8
Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku. (Mazmur 130:2)
Apa yang membuat pemazmur berseru dengan sangat dalam? Ia sedang dalam situasi kesukaran karena dosa, situasi tersebut digambarkan sebagai jurang yang dalam, sehingga ia memohon pengampunan, butuh pertolongan.
Situasi ini memberi gambaran bahwa dosa dan akibatnya memang mengerikan/ menakutkan. Digambarkan sebagai jurang yang dalam sehingga tak berdaya untuk menyelamatkan dirinya. Hanya bisa meratapi dan menunggu akibat yang mengerikan. Itulah kondisi dalam dosa, jurang, suatu tempat yang berbahaya. Ia menanti nanti seperti pengawal (penjaga) yang merindukan supaya pagi segera tiba (pertolongan yang cepat).
Dosa dan akibatnya memang menghancurkan dan mengerikan. Akan tetapi kasih Allah jauh lebih dahsyat. Kasih Allah dahsyat karena bukan hanya mengampuni manusia dosa melainkan juga menyelamatkan manusia dari jurang dosa. Inilah yang diyakini oleh pemazmur sehingga dalam pergumulannya terbelenggu dosa, ia memanjatkan seruan doa mohon pengampunan dan penyelamatan dari Allah. Ia memiliki keyakinan penuh bahwa Tuhan akan menolong dia.
Keyakinan itu juga mesti kita miliki, sebab Tuhan yang dimaksud pemazmur disini adalah Tuhan yang sama dengan yang kita sembah, Dia tidak berubah, kasih setia, pertolongan dan kebaikannya tetap.
Namun alangkah baiknya apabila kita selalu menjaga hati dan perbuatan. Melibatkan Tuhan dalam segala yang kita lakukan dan pikirkan. Sehingga segala yang kita lakukan merupakan tindakan menggunakan waktu bersama Tuhan, kita sadar terus menerus bahwa Dia hadir/ada untuk kita. Jangan kita menunggu sampai masuk jurang baru berseru, memohon belas kasih pengampunanNya.
Inspirasi: Jangan tunggu sampai Anda masuk jurang dulu baru berseru mohon belas kasih dan pengampunan Tuhan! Jaga hatimu, jaga juga perbuatanmu! Jangan
LPMI/Fiktor Parantang
Recommended Posts

TOP SECRET
April 20, 2026

FIRMAN TUHAN TIDAK AKAN GAGAL
April 19, 2026

TANDA KELIMA
April 18, 2026

