TANDA KETIGA: INJIL HARUS DIBERITAKAN KE SEGALA BANGSA

TANDA KETIGA: INJIL HARUS DIBERITAKAN KE SEGALA BANGSA

Firman Tuhan : Markus 13:10-13 

Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia … (Matius 24:14a) 

 

Ketika Yesus menubuatkan penganiayaan yang akan dialami oleh murid-muridNya,  Ia menyingkapkan satu tanda khusus: “tetapi euaggelion (kabar baik) harus diberitakan  ke segala pas ethnos (segala suku bangsa). Kata “tetapi” dan “harus” menegaskan salah  satu tanda akhir zaman adalah pekerjaan pemberitaan Injil kepada semua suku bangsa  yang harus terselesaikan. 

Secara ilmiah, diperkirakan ada sekitar 10.000 hingga 15.000 suku bangsa yang  pernah eksis di bumi sejak awal tarikh Masehi hingga hari ini. Menurut Ethnologue  (2025), terdapat sekitar 7.168 bahasa yang masih hidup di dunia. Secara sosiologis,  diperkirakan ada sekitar 5.000 hingga 10.000 kelompok etnis (suku bangsa) yang  tersebar di seluruh benua. Berdasarkan data terbaru dari Joshua Project (2025/2026),  sebuah organisasi penelitian global yang memetakan persebaran suku bangsa dan  agama, terdapat sekitar 7.400 kelompok suku bangsa yang dikategorikan sebagai  kelompok yang “belum terjangkau” atau belum mendengar Injil secara memadai  (Unreached People Groups – UPG).  

Data-data ini menjelaskan sejak Amanat Agung disampaikan sampai saat ini masih  sekitar 75% tugas pemberitaan Injil yang harus diselesaikan. Selama lebih dari 1900  tahun hanya 25% yang dapat dikerjakan. Apakah ini mengindikasikan kegagalan  pengikut Yesus atau kemalasan atau sebenarnya menghadapi tantangan berat dalam  pelaksanaannya?  

Inspirasi: Penganiayaan bisa menjadi penghalang terbesar dalam pemberitaan Injil  kepada segala suku bangsa, namun bisa juga menjadi sarana percepatan penggenapan  nubuatan akhir zaman. Yang utama semua pengikut Yesus harus terus setia  memberitakan Injil kepada semua suku bangsa. Bagaimana Anda mengerjakan tanggung  jawab ini? 

 

LPMI/Zandy Keliduan

share

Recommended Posts