KERUNTUHAN GEREJA

Firman Tuhan : Markus 13:1-2
..semuanya akan diruntuhkan.” (Markus 13:2b)
Tahun 70M Jendral Titus membakar Yerusalem dan bait Allah sehingga emas yang ada di temboknya meleleh dan memasuki celah-celah batu. Tentara Romawi mencongkel sampai pondasinya sehingga benar-benar Bait Allah rata dengan tanah sesuai dengan nubuatan Yesus, “..tidak ada satu batupun berdiri di atasnya”.
Bait Allah kedua ini dibangun oleh Zerubabel (-/+ 536 SM) dan direhab oleh Herodes (sekitar 20M – 64M), hanya 6 tahun sebelum dihancurkan. Tujuannya adalah perluasan dan kemegahan arsitektur menandingi Romawi dan mendukung kejayaan politiknya. Bait Allah menjadi icon kesombongan yang dipuji oleh bangsa Yahudi, pusat politik agama, perdagangan dan mencari pujian. Di sisi lain, penghancuran ini merupakan kehendak Allah untuk menghakhiri peribadatan perjanjian lama dengan Torah, imam dan peraturan lainnya; diganti Yesus, Firman dan jemaat yang Ia dirikan.
Banyak organisasi gereja-gereja Barat membangun gereja dengan tujuan dan motivasi kemegahan, fasilitas, orientasi fisik menjadi dasar dan kebanggaan melebihi pembangunan manusia, pertumbuhan rohani dan kemuliaan bagi Allah. Lihatlah! 20 tahun terakhir ini puluhan ribu gereja-gereja Eropa tutup; 5 tahun terakhir ini jumlah kehadiran Megachurch di Amerika tinggal 50%. Tidak sedikit jemaat-jemaat yang menjadikan gereja sebagai pusat kekuatan politik, menjadi terpecah belah dan kehilangan arah.
Inspirasi: Warning keras bagi organisasi gereja dan parachurch yang sudah beralih fokus dari tujuan ilahi kepada kedagingan dan keduniawian agar sadar dan bertobat. Tuhan tidak akan menahan untuk terjadi kehancuran sama seperti Bait Allah 2000 tahun lalu dan gereja-gereja megah saat ini. Para pemimpin yang memanfaatkan keberadaan lembaga untuk kemuliaan pribadi segeralah bertobat supaya kesalahan dan kegagalan ini tidak terulang.
LPMI/Zandy Keliduan
Recommended Posts

TOP SECRET
April 20, 2026

FIRMAN TUHAN TIDAK AKAN GAGAL
April 19, 2026

TANDA KELIMA
April 18, 2026

