JANGAN HANYA BERHARAP TAPI LAKUKANLAH

Firman Tuhan : Lukas 6: 31
Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.
(Lukas 6:31)
Pernahkan kita mengamati Lebah. Lebah selalu dekat dengan bunga. Lebah mendapatkan nectar (cairan kaya gula yang diproduksi oleh kelenjar nektar (nectarifer) pada tumbuhan, terutama bunga sedangkan bunga dibantu penyerbukan oleh Lebah. Inilah yang disebut Simbiosis Mutualisme (saling menguntungkan dua spesies yang berbeda).(google). Saling menguntungkan dan ketergantungan satu sama lainnya inilah yang kita rindukan sebagai orang percaya bukan?
Dalam bagian firman Tuhan hari ini, Yesus mengajarkan prinsip penting dalam membangun hubungan antar sesama manusia. Yesus mengatakan, “Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka,” ayat ini berbicara tentang etika kristen yang sangat penting dalam membangun keharmonisan dengan orang lain. Keegoisan manusialah menyebabkan prinsip ini tidak berjalan. Kecenderungan kita adalah kesenangan dan kepentingan kita bukan kesenangan dan kepentingan orang lain. Orang sering mengatakan “boro-boro memperhatikan orang lain, diri sendiri saja kita tidak perhatikan.” “Seorang dosen sosiologi pernah berkata: “sebelum anda melakukan apa yang anda ingin dilakukan orang pada anda, andalah yang harus lebih dahulu melakukannya pada orang itu.”
Tidak mudah untuk melakukan prinsip ini dalam kehidupan nyata, “Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.” Tetapi inilah pengajaran Yesus Kristus, Guru Etika yang paling Agung itu. Kita menghendaki orang berbuat baik kepada kita tetapi dalam kenyataannya banyak kali kita tidak dapat melakukan kepada orang lain, kita ingin orang lain memberi kepada kita tetapi kita banyak kali tidak dapat memberi kepada orang lain membutuhkan. Hal ini terjadi karena ada peperangan dalam hidup kita. Tiap-tiap hari kita selalu berperang melawan keinginan daging yang selalu bertentangan dengan keinginan Roh. Karena itu kita membutuhkan Tuhan melalui kuasa Roh Kudus untuk melakukan ini. Rasul Paulus menjabarkan hal ini dalam Galatia 5:16-17, “Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging –karena keduanya bertentangan– sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.” Hidup oleh Roh berarti kita senantiasa mengijinkan Roh Kudus bertahta dalam hati kita dan memimpin hidup kita untuk berjalan dalam terang dan hidup dalam kebenaran. Yesus adalah terang bagi hidup kita, sehingga kita tidak akan berjalan dalam kegelapan (Yoh. 8:12) dan Ia adalah kebenaran dan Ia mau kita berbuat kebenaran (Yoh. 14:6, 1 Yoh. 2:29).
Inspirasi: Cara terbaik yang dapat kita lakukan agar orang lain melakukan apa yang kita kehendaki supaya orang perbuat kepada kita adalah lakukan sesuatu yang baik yang dapat kita lakukan kepada mereka dan mulailah dengan hal-hal yang kecil.
LPMI/Jerry Tambunan
Recommended Posts

TOP SECRET
April 20, 2026

FIRMAN TUHAN TIDAK AKAN GAGAL
April 19, 2026

TANDA KELIMA
April 18, 2026

