Tata Ibadah yang Membangun

Recommended Posts

Berlomba dengan Tekun
November 03, 2026

BAGI DIALAH KEMULIAAN
Oktober 31, 2026

BERSUKACITALAH DALAM PENUAIAN
Oktober 30, 2026

Dalam suratnya kepada jemaat di Korintus, Paulus menegaskan pentingnya ketertiban dalam ibadah. Jemaat di Korintus tampaknya mengalami kebingungan dalam pelaksanaan ibadah, dengan banyak orang berbicara dalam bahasa roh tanpa tafsiran dan beberapa yang berbicara bersamaan sehingga menciptakan kekacauan. Paulus mengingatkan bahwa tujuan ibadah bukan untuk menunjukkan kemampuan pribadi, tetapi untuk membangun jemaat.
Ia memberi pedoman bahwa setiap orang boleh berpartisipasi—baik dengan mazmur, pengajaran, wahyu, bahasa roh, maupun tafsirannya—tetapi semua itu harus dilakukan dengan tertib agar jemaat dikuatkan. Ketertiban bukan berarti membatasi karya Roh Kudus, melainkan memberi ruang agar semua orang dapat menerima berkat secara maksimal.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita pun diajak untuk menerapkan prinsip ini, baik dalam pelayanan maupun dalam kehidupan pribadi. Kadang kita ingin menonjol sendiri, tetapi apakah yang kita lakukan membangun atau justru membingungkan orang lain? Tuhan menghendaki kehidupan yang teratur dan rapi, bukan kacau dan semrawut.
“Harmoni terjadi bukan karena semua bersuara sendiri-sendiri, tetapi karena semua mengikuti aturan yang membangun.”
Tim WEB

November 03, 2026

Oktober 31, 2026

Oktober 30, 2026