Tata Ibadah yang Membangun

Recommended Posts

TOP SECRET
April 20, 2026

FIRMAN TUHAN TIDAK AKAN GAGAL
April 19, 2026

TANDA KELIMA
April 18, 2026

Dalam suratnya kepada jemaat di Korintus, Paulus menegaskan pentingnya ketertiban dalam ibadah. Jemaat di Korintus tampaknya mengalami kebingungan dalam pelaksanaan ibadah, dengan banyak orang berbicara dalam bahasa roh tanpa tafsiran dan beberapa yang berbicara bersamaan sehingga menciptakan kekacauan. Paulus mengingatkan bahwa tujuan ibadah bukan untuk menunjukkan kemampuan pribadi, tetapi untuk membangun jemaat.
Ia memberi pedoman bahwa setiap orang boleh berpartisipasi—baik dengan mazmur, pengajaran, wahyu, bahasa roh, maupun tafsirannya—tetapi semua itu harus dilakukan dengan tertib agar jemaat dikuatkan. Ketertiban bukan berarti membatasi karya Roh Kudus, melainkan memberi ruang agar semua orang dapat menerima berkat secara maksimal.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita pun diajak untuk menerapkan prinsip ini, baik dalam pelayanan maupun dalam kehidupan pribadi. Kadang kita ingin menonjol sendiri, tetapi apakah yang kita lakukan membangun atau justru membingungkan orang lain? Tuhan menghendaki kehidupan yang teratur dan rapi, bukan kacau dan semrawut.
“Harmoni terjadi bukan karena semua bersuara sendiri-sendiri, tetapi karena semua mengikuti aturan yang membangun.”
Tim WEB

April 20, 2026

April 19, 2026

April 18, 2026